Pesawat Pemantau
Kebakaran Terhalang
Kabut Asap.
Pandukpos.com, Pelalawan: Tim
pemantau kebakaran lahan dan
hutan Kabupaten Pelalawan, Riau,
batal terbang untuk memantau
titik api yang ada di wilayah itu,
Jumat (21/6), karena pesawat
terhalang kabut asap tebal.
Helikopter yang ditumpangi tim
termasuk Bupati Pelalawan
terpaksa kembali ke pangkalan di
kantor pemerintah kabupaten
setempat lantaran jarak pandang
hanya 200 meter. Padahal, jarak
pandang layak terbang minimal
1.000 meter.
Rencananya tim itu akan
memantau kebakaran lahan
perusahaan perkebunan dan
mengunjungi warga Desa Teluk
Binjai, Kecamatan Teluk Meranti,
karena hampir semua warga desa
terserang penyakit infeksi saluran
pernapasan atas (ISPA).
Ketua Tim Pemadam Kebakaran
Lahan Pelalawan Yuneldi
mengatakan, pesawat kembali ke
landasan setelah terbang sekitar 10
menit di ketinggian 1.000 hingga
1.500 kaki. Menurutnya, dari
penerbangan singkat itu terpantau
ada 21 titik api yang menyebar di
sekitar Pangkalan Kerinci. Titik api
terbanyak terlihat di sepanjang
Sungai Kampar.